Pertolongan Pertama untuk Serangan Jantung

Pertolongan-Pertama-Serangan-JantungAngka kematian akibat serangan jantung semakin meningkat setiap tahunnya. Hal itu dikarenakan pola makan masyarakat tidak sehat, mulai dari gemar mengkonsumsi makanan instan/cepat saji, berlemak, manis, berminyak hingga berkolesterol tinggi. Lalu, semakin diperparah oleh keengganan berolahraga dengan alasan kesibukan kerja atau sekolah. Hal ini semakin memprihatinkan karena tidak banyak orang awam yang tahu mengenai pertolongan pertama kepada penderita penyakit jantung saat tiba-tiba mengalami serangan. Untuk meminimalisir korban, Anda harus melakukan ini bila menemukan orang terdekat mengalami serangan jantung:

Menghubungi ambulance

Saat melihat orang terjatuh sambil memegang dadanya, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menghubungi ambulance. Langkah selanjutnya adalah mendekati tubuhnya dan merebahkannya pada tempat yang nyaman, bisa di atas lantai bersih maupun di kursi taman. Jika Anda mengalami kendala untuk menghubungi ambulance, suruh orang lain untuk menghubungi 118 atau 119 sehingga bisa fokus melakukan penyelamatan pada orang tersebut.

Melakukan CPR

Di luar negeri, teknik CPR sebagai langkah penyelamatan untuk serangan jantung disosialisasikan secara luas kepada orang awam. Tujuannya agar masyarakat dapat melakukan tindakan medis dengan tanggap jika tidak ada tenaga medis di sekitarnya. Hal ini belum di aplikasikan di Indonesia sehingga banyak penderita penyakit jantung tidak terselamatkan jiwanya. Untuk itu, akan dijelaskan secara singkat mengenai teknik CPR dalam artikel ini. Jika pasien dalam keadaaan tidak sadarkan diri, segera posisikan pasien dalam posisi terlentang dan angkat dagunya sedikit ke atas agar sirkulasi pernapasannya lancar. Lalu, tekan dada yang posisinya tepat berada di tengah-tengah kedua puting (pada pria). Lakukan penekanan sedalam 5 cm dengan menyatukan kedua tangan Anda. Hal ini untuk mengupayakan detak jantungnya kembali normal.

Memberikan nafas buatan

Jika pasien tetap tak kunjung sadarkan diri, berikan dia nafas buatan. Anda bisa memberikannya dari mulut ke mulut atau mulut ke hidung. Setelah memberikan nafas buatan, Anda harus tetap melakukan CPR hingga detak jantung pasien terdengar kembali normal. Lakukan hal ini berulang-ulang hingga tim medis datang memberikan bantuan.

Dengan melakukan tindakan pertolongan pertama untuk penderita serangan jantung di atas, Anda telah menjadi penolong orang lain dari ambang kematian. Jika yang ditolong adalah tulang punggung sebuah keluarga, sama saja Anda telah menyelamatkan keluarganya. Baca juga Kenali Gejala Serangan Jantung Berikut Ini! agar bisa mengambil tindakan penyelamatan dengan cepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *